| Jelajah dan Ilmu Dunia Laut |

Followers

Saturday, August 13, 2016

KSAL: Peran Penting DISHIDROS dalam Membangun Sektor Kemaritiman


Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Ade Supandi, mengatakan bahwa Dinas Hidrografi-Oseanografi TNI Angkatan Laut harus terus meningkatkan kontribusinya guna membangun sektor kemaritiman Indonesia.

Laksamana Ade menjelaskan bahwa Dinas Hidrografi-Oseanografi TNI Angkatan Laut menyediakan data dan informasi untuk pertahanan dan pelayaran nasional. Menurutnya, informasi yang paling mudah dilihat adalah penyediaan peta dan data sahih perairan nasional untuk kepentingan pelayaran, serta data sahih pasang-surut pantai dan perairan pesisir.

Dua KRI yang beroperasi di bawah Dishidros TNI-AL, KRI Rigel 933 dan Spica 934


Pada tataran lebih tinggi, Dinas Hidrografi-Oseanografi TNI Angkatan Laut bersifat strategis dari sisi pertahanan dan keamanan negara karena produknya menjadi acuan strategi dalam pengamanan wilayah laut nasional.

“Pembangunan fasilitas fisik dan keselamatan pelayaran dari aspek navigasi sangat bergantung pada data hidrografi. Survei mendukung pembangunan pelabuhan, serta penyiapan peta-peta laut baik dalam bentuk kertas maupun elektronik merupakan kegiatan yang kompleks dan hanya dapat dilaksanakan oleh personel hidrografi yang profesional,” ujar KSAL saat memberikan amanat dalam seminar nasional Hari Hidrografi Dunia 2016 di Hotel Mercure, Jakarta Utara, Jumat (12/8).


Laksamana Ade menjelaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki garis pantai panjang, yaitu lebih dari 80.000 kilometer. Oleh karena itu, menurutnya, hidrografi berarti penting bagi aktivitas ekonomi maritim Indonesia.

TNI Angkatan Laut telah memiliki dua kapal hidrografi-oseanografi yang terbilang paling canggih se-Asia, yaitu KRI Rigel-933 dan KRI Spica-934. Kedua kapal hidrografi-oseanografi militer itu dioperasikan dan dirawat oleh Dinas Hidrografi-Oseanografi TNI Angkatan Laut.


Sumber: antaranews.com

0 comments:

Post a Comment