| Jelajah dan Ilmu Dunia Laut |

Followers

Tuesday, March 1, 2016

Mengapa Warna Laut Biru?


Dalam pengalaman kita bersama laut maka akan kita temukan bahwa laut sesungguhnya memiliki warna yang beragam, bukan hanya biru. tekadang laut berwarna hijau bening, biru laut, abu pudar, biru cerah, hingga kecoklatan.
namun kita semua masih berfikir dan sepakat bahwa laut berwarna biru, mengapa demikian?


Warna Pelangi

Air murni di dalam gelas kita sudah jelas berwarna bening. tetapi jika sudah cukup dalam maka cahaya tidak akan dapat dipantulkan oleh dasar laut, dan warna laut berubah terlihat menjadi biru gelap. Secara garis besar hal ini disebabkan oleh fenomena fisik yang terjadi.
mata manusia memiliki sel yang dapat mendeteksi radiasi gelombang elektro magnetik dengan panjang gelombang antara 380-700 nanometer. Dalam rentang band ini, perbedaan  panjang gelombang merujuk pada perbedaan warna yang kita lihat pada pelangi.

molekul air memilliki koefisien serapan (absorbsi) yang lebih besar pada gelombang yang yang memiliki nilai panjang gelombang (lambda) yang lebih besar. Artinya, gelombang warna merah, oranye, kuning, dan hijau akan lebih mudah terserap di kolom perairan. Sementara gelombang warna biru, yang memiliki panjang gelombang yang pendek, dapat melakukan penetrasi hingga lebih dalam, dan menyebabkan warna laut menjadi dominan biru (lebih kebiruan). Lebih lanjut, gelombang pendek lebih mudah di hamburkan atau dipantulkan (scattered) ke berbagai arah, termasuk ke arah luar laut, yang kemudian ditangkap oleh sensor mata kita dan kita terjemahkan pantulan dominan tersebut sebagai warna biru.

bagaimanapun kejernihan perairan dapat bervariasi. Partikel yang tersuspensi di perairan dapat juga bertindak sebagai pemantul gelombang cahaya yang datang. Pasir dan lumpur yang terbawa dari daratan menuju  lautan melalui sungai, atau terangkat oleh gelombang dan arus dapat mempengaruhi warna yang dihasilkan, khususnya di daerah pantai. Serta detritus organik, yang juga dikenal sebagai bahan organik terlarut, dapat juga menambahkan pengaru unsur pewarnaan yang terbentuk, seperti hijau, kuning, atau coklat.
"
Fitoplankton menyerap radiasi gelombang elektromagnetik pada warna merah dan biru dari spektrum cahaya tampak
Penjelasan di atas adalah kajian fisikanya. Tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah kajian biologisnya, karena dampak terbesar dari warna laut disebabkan oleh organisme mikro yang kita sebut dengan fitoplankton.

Umumnya berukuran lebih kecil dari ujung jarum, sebuah organisme tunggal ini mengandung pigmen klorofil hijau untuk menangkap energi dari cahaya matahari, kemudian merubah air dan  karbon dioksida menjadi material organik yang menyusun tubuh mereka. melalui fotosintesis inilah fitoplankton ditaksir memberikan sebagian oksigen yang kita hirup. Intinya, fitoplankton menyerap gelombang berwarna biru dan merah, tetapi memantulkan gelombang berwarna hijau, yang membuat kita mellihat warna labih kehijauan.

 Lebih lanjut pembahasan warna laut terkait pengaruh plankton akan dibahas pada bagian tersendiri.

0 comments:

Post a Comment